HomeArticlesProfile
logo
logo

Tips & Trick

4. Problem dan cara penanggulangan cat water base

4. Problem dan cara penanggulangan cat water base


Dalam aplikasi cat baik yang jenis water base maupun solvent base sering ditemui permasalahan pada saat aplikasi dan sesudah aplikasi, tetapi problem tersebut dapat kita tangani jika kita mengerti tindakan atau perlakuan apa yang harus kita lakukan untuk mengatasi problem tersebut.
Berikut ini akan diuraikan problem-problem yang sering terjadi saat aplikasi dan sesudah aplikasi :

1.Kulit jeruk (Orange Peel)
Problem kulit jeruk sering terjadi pada proses aplikasi hal ini dapat ditimbulkan oleh beberapa faktor diantara :
• Perbandingan pengenceran antara air dan cat yang tidak tepat (masih agak kental),
• Faktor formulasi dari cat itu sendiri,
• Pemakaian rol yang tidak sesuai. Untuk mengatasi problem ini cat yang telah menempel di dinding diamplas hingga rata lalu dilakukan aplikasi ulang dengan cat yang telah diencerkan sesuai dengan perbandingan yang disarankan dan juga pemakaian rol yang tepat.

2. Mengalir (Sagging)
Hal ini terjadi apabila pada saat proses aplikasi cat yang digunakan terlalu encer.

3. Berkapur (Chalky)
Problem ini terjadi akibat cat yang telah diaplikasi tidak tahan alkali dan radiasi dari panas sinar matahari sehingga permukaan dari cat akan mengapur. Untuk mengatasi problem ini dapat dilakukan dengan dua cara :
• Cat yang berkapur dikerok sampai habis lalu dicuci air bersih, lalu diberi satu lapis alkali wall sealer.
• Cat yang berkapur diberi satu lapis masonry sealer yang berfungsi membentuk lapisan baru dengan mengisolasi cat yang telah berkapur dengan sifat penetrasi yang sangat baik. Setelah itu baru dapat dilakukan pengecatan ulang dengan cat secara bertahap.

4. Mengelupas (blister)
Kasus mengelupas cat dari permukan tembok dapat disebabkan oleh beberapa factor seperti:
• Pada saat aplikasi terlalu banyak busa (foam) yang timbul,
• Cat tidak tahan UV sehingga merusak daya rekat cat terhadap permukaan tembok,
• Cat yang diaplikasi diatas permukaan yang berkapur atau mengandung debu sehingga cat tidak memiliki adhesi.
• Permukaan yang dicat lembab ( Kadar air tinggi )Untuk mengatasi hal ini tersebut, dapat dilakukan langkah – langkah :
• Pilihlah cat yang mempunyai sedikit busa
• Pilihlah cat yang mempunyai daya tahan yang baik terhadap sinar Matahari
• Permukaan yang akan dicat harus benar – benar kering.